Sejarah

Mbah Gangsar ' Gresik '

Gangsar ,dalam bahasa indonesia bisa diartikan sebagai ,mengalir ,lancar ,rutin .Dan biasanya kata gangsar ini bersangkutan dengan rezeki seseorang .Tapi untuk kali ini saya akan sedikit bercerita tentang sesosok orang yang bernama Mbah Gangsar .

Siapakah Beliau ??

Di sebuah desa ,tepatnya di desa Roomo ,Kecamatan Manyar ,Kabupaten Gresik ini ,terdapat sebuah Makam tua yang sering dikunjungi penduduk dari daerah gresik sekitarnya pada jum'at wage .Tapi nampaknya untuk warga desa Roomo sendiri sudah jarang yang sering berziarah disana .

Makam ini terletak tepat ditepi selatan jalan raya umum . Makam ini masih tetap di rawat dan terpelihara dengan baik oleh juru kuncinya dari salah satu warga setempat .Menurut cerita warga setempat, makam ini dulu berada di utara jalan raya ,karena ada pembuatan jalan raya oleh Herman William Daendels, sekitar tahun 1808, maka makam ini di pindahkan ke selatan jalan agar tak merintangi jalan raya yang akan di buat oleh Daendels tersebut. Pada evakuasi jenazahnya ternyata mereka melihat kalau jasad ini masih segar dan utuh layaknya baru di makamkan. Tentu saja muncul banyak spekulasi masyarakat bahwa jenazah tersebut tentu orang yang keramat, sebab jasadnya utuh.

Mbah Gangsar adalah pedagang gramen atau pedagang aneka barang keliling. Saat berdagang, sesampainya di desa Roomo ia di rampok dan terjadilah duel yang tak berkesudahan saking digjayanya mereka. Dalam kepayahan tersebut, mbah Gangsar menawarkan diri apa yang diinginkan perampok itu, nyawanya ataukah hartanya. Perampok itu menginginkan dua-duanya, yaitu nyawa dan hartanya. Mbah Gangsar akhirnya kasihan terhadap rampok itu dan menunjukkan titik kelemahan dari kesaktian yang di milikinya yaitu bilamana ubun-ubun kepalanya dipukul maka matilah dia. Perampok itu ingin mencoba apa benar yang dikatakannya. Dan memang benar bahwa dengan sekali pukul mbah Gangsar telah roboh dan tewas. Perampok itu lalu bingung dan menyesali perbuatannya. Tewasnya mbah Gangsar di desa Roomo tak banyak warga yang tahu profil dirinya, baru kemudian pada saat banyak orang yang berkerumun tiba-tiba ada orang yang kebetulan lewat dan mengenali bahwa yang tewas itu adalah tetangganya di desa Kramat ,Gresik

Kabar kematian Mbah Gangsar ini kemudian tersiar kemana-mana. Sejak saat itu banyak orang yang menziarahi makamnya khususnya pada hari jum’at wage. Mereka datang untuk berziarah dan berdoa kepada Allah dan bertawasul dengan pribadi mbah gangsar agar Allah berkenan menjadikan keluarga mereka orang-orang yang gangsar yang berarti lekas bisa faham ilmu, cerdas, dan selalu sukses/lancar rezekinya. Selain itu mereka datang berziarah dengan maksud untuk mendoakan yang di makamkan di situ, mendoakan kaum muslim lain yang meninggal dunia.

Semoga seiring berjalanya waktu ,para peziarah masih bisa memahami maksud dan tujuanya kesana agar tidak terjadi musyrik terhadap kaum muslimin .Karena bagaimanapun juga makam mbah Gangsar termasuk salah satu makam yang bersejarah di desa Roomo yang perlu kita jaga sebagai salah satu asset sejarah yang masih tersisa di desa Roomo.

Makam Kubur Panjang Gresik

Kubur Panjang ,sesuai dengan namanya ,komplek pemakaman yang berada di Desa Leran kabupaten Gresik ini memiliki panjang hingga 9 meter ,jauh lebih panjang dari makam-makam lainya .
Dan disinilah terdapat sebuah makam dari wanita penyebar agama islam pertama di jawa timur ,Siti Fatimah binti Maimun .Beliau adalah seorang wanita muslim yang telah wafat pada tahun 1082. dan batu nisannya ditemukan di Leran.
Pada saat ditemukan batu nisan (prasati) tersebut tidak dalam keadan menancappada tanah sebagaimana layaknya batu nisan sebuah makam tapi bersandar pada dinding gedung makam yang menurut cerita oarang-orang setempat adalah makamnya Raden Ayu Mas Putri atau Dewi Retno Suwari yang bernama asli Aminah binti Mahmud Saddah Alam atau Mahmud Syah Alam .

Berdasarkan opini masyarakat punya penafsiran yang berbeda tentang Fatimah binti Maimun bin Hibatallah tetapi diantara para ahli para ahli sejarah belum ada yang ada dapat membuktikan siapa sebenarnya beliau,sebagaimana kisahnya,sejauh mana kiprahnya pada perkembangan islam di Jawa dan bahkan tidak da yang tahu dimana makamnya?

Apabila dilihat pada tahun meninggalnya Fatimah binti Maimun (tahun 1082/ abad ke 11 masehi) maka beliau bukanlah keluarga Syeh Maulana Malik Ibrahim seperti yang diceritakan oleh orang-orang yang hanya tau nama “Fatimah binyi Maimun”saja, karena syeh Maulana Malik ibrahim hidup pada pertengahan pada abad ke 14 masehi samapi awal abad ke 15 masehi.
Kebenaran yang harus diketahui tentang 5 makam yang ada dalam cungkup (gedung makam) dalah makam Aminah binti Mahmud dan para dayangnya.

Dan apabila ada yang menceritakan kalau “penghuni makam” tersebut adalah keluarga Syeh
Maulana Malik Ibrahim maka yang dimaksud adalah AMINAH binti MAHMUD
SADDAD ALAM,yang tugasnya adalah mengajak Prabu Brawijaya masuk islam dengan cara damai tanpa kekerasan. Cungkup makam beliau pun cukup unik ,terbuat dari batu putih berbentuk persegi empat dengan dinding yang cukup tinggi ,tebal ,dan atap berbentuk limasan dan nampak disekeliling dinding makan dihiasi lubang-lubang angin .

Makam ini dikeliling oleh tembok setinggi pinggang, dengan sebuah gapura masuk rendah, sehingga orang harus menundukkan kepada dan membungkukkan badan ketika melewatinya ,konon sebagai perlambang pemberian hormat bagi penghuni makam.



Makam ini terasa sempit di bagian dalamnya, ini karena temboknya yang dibuat sangat tebal, dan makamnya yang agak panjang.
Makam Siti Fatimah berada di dalam kelambu. Berjajar di samping Makam Siti Fatimah adalah makam Putri Kamboja, Putri Kucing, dan Putri Keling. Nisan makamnya ditutup kain putih .

Sunan Malik Ibrahim ( Gresik )

Kita jalan-jalan lagi mengupas sejarah di kota Gresik .Di Gresik ada beberapa makam dari Wali Songo ,penyebar agama islam di Indonesia .Dan diantara beberapa Wali / Sunan tersebut ,Sunan Malik Ibrahim adalah salah satunya yang dimakamkan di Gresik .
Sunan Malik Ibrahim atau yang biasa disebut dengan Syekh Maghribi ,Sunan Gresik ,konon adalah keturunan ke 22 dari Nabi Muhammad .Beliau dianggap sebagai orang pertama yang menyebarkan agama islam di pulau jawa .Beliau berasal dari wilayah arab maghrib afrika utara .

Maulana Malik Ibrahim pernah bermukim di Campa, sekarang Kamboja, selama tiga belas tahun sejak tahun 1379. Maulana Malik Ibrahim menikahi putri raja, istri pertama Maulana Malik Ibrahim yang bernama Siti Fathimah

Selengkapnya »

Sejarah Sunan Giri ( Gresik )

Sunan Giri yg memiliki nama kecil Raden Paku alias Muhammad Ainul Yakin. Sunan Giri lahir di Blambangan (kini Banyuwangi) pada 1442 M. Ada juga yang menyebutnya Jaka Samudra. Sebuah nama yang dikaitkan dengan masa kecilnya yang pernah dibuang oleh keluarga ibunya–seorang putri raja Blambangan bernama Dewi Sekardadu ke laut. Raden Paku kemudian dipungut anak oleh Nyai Semboja (Babad Tanah Jawi versi Meinsma).

Selengkapnya »

Postingan Lama

Populer



Text Backlink Exchanges




Copyright 2011-2012 by Sebuah Nama Sebuah Cerita All Rights Reserved